Desa Tulusbesar
Harmoni kearifan lokal dan inovasi tata kelola cerdas dalam satu genggaman. Jelajahi keindahan budaya dan infrastruktur desa kami.
Pelayanan Administrasi Desa Tulusbesar
Cari, baca persyaratan, dan unduh formulir dokumen pelayanan administrasi kependudukan Anda langsung dari rumah.
| Nama Dokumen | Kategori | Tanggal Diperbarui | Aksi |
|---|---|---|---|
|
insert_drive_file
SOP AKTA Kematian
3 Files (427.91 KB) • MULTIPLE
|
AKTA | 15 Agt 2026 | |
|
insert_drive_file
SOP AKTA Kelahiran
5 Files (678.37 KB) • MULTIPLE
|
AKTA | 15 Agt 2026 | |
|
insert_drive_file
Permohonan Pembetulan Nama
2 Files (686.25 KB) • MULTIPLE
|
Pembetulan Nama | 15 Agt 2026 |
Profil & Sejarah
Desa Tulusbesar
Terletak di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, tak jauh dari lereng barat Gunung Bromo, Semeru, dan Tengger. Menawarkan perpaduan kesejukan alam perbukitan dan kesuburan tanah agraris.
Topografi
Berada di ketinggian 550-700 mdpl dengan kontur perbukitan dan dataran yang sejuk.
Luas Wilayah
Total luas 4.439 Km². Berbatasan dengan Tumpang, Belung, Duwet Dampul, dan Benjor.
Kondisi Tanah
Tanah hitam subur. Sangat cocok untuk padi (hingga 7,5 ton/ha), palawija, dan perkebunan tebu.
Iklim
Kawasan beriklim sejuk khas pegunungan, mendukung produktivitas pertanian sepanjang tahun.
Jejak Sejarah Babat Malang
Kisah heroik pelarian Senopati Mataram hingga terbentuknya Desa Tulusbesar pada era penjajahan Belanda.
Era Kadipaten Malang
Dipimpin oleh Adipati Ronggo Tohjiwo, berpusat di Kuta Bedah, Buring. Wilayah ini dikenal sebagai Malang Kuso (Malang Eng-Kuso) berkat kemakmuran hasil taninya.
Demografi & Ekonomi
Gambaran kependudukan dan denyut nadi perekonomian masyarakat Desa Tulusbesar.
Kependudukan
Tergabung dalam 1.983 Kepala Keluarga (KK).
Pendidikan
Mayoritas penduduk menamatkan pendidikan dasar dan menengah. Program pemberdayaan terus digalakkan untuk meningkatkan kualitas SDM.
Agama & Budaya
Mayoritas Islam (6.100 jiwa). Suasana budaya Jawa sangat kental dengan akulturasi tradisi lokal yang kuat.
Ekonomi & UMKM Desa
Sektor pertanian dan perkebunan menjadi pilar utama, menyumbang 45% dari Produk Domestik Desa Bruto. Desa Tulusbesar juga sangat membanggakan sektor UMKM-nya.
Sentra Produksi Tahu
Memiliki home industry maju yang mendominasi suplai pasar Tumpang hingga Wates Poncokusumo. Sektor jasa dan perdagangan juga terus menunjukkan grafik yang positif.
Pemerintahan
Administratif
Pemerintahan Desa Tulusbesar dikelola oleh jajaran perangkat desa yang berdedikasi. Secara administratif wilayah ini dibagi untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Wilayah Dusun
4 Wilayah, 7 RW-
pin_drop
Dusun Krajan
Pusat Administratif Desa
-
account_balance
Dusun Kemulan
Situs Makam Bersejarah
-
maps_home_work
Dusun Prapatan Tulusayu
Pemukiman Padat Penduduk
-
agriculture
Dusun Sumbersari
Area Pertanian & Sumber Air
Kabar Desa
Ikuti perkembangan terbaru, pengumuman, dan publikasi kegiatan kemasyarakatan Desa Tulusbesar.
Digitalisasi Desa Terwujud: Mahasiswa KKN Polinema Jurusan TI Resmi Luncurkan Website tulusbesar.com
TULUSBESAR, 16 Agustus 2025 — Dalam upaya mendorong percepatan digitalisasi dan kemudahan akses informasi publik di tingkat desa, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Politeknik Negeri Malang (Polinema) Tahun 2026 dari Jurusan Teknologi Informasi sukses meluncurkan dan menyerahkan secara resmi website profil desa dengan domain tulusbesar.com kepada perangkat Desa Tulusbesar. Inisiatif ini merupakan program kerja utama dari tim KKN Polinema untuk membantu pemerintah desa dalam membangun identitas digital yang informatif, modern, dan interaktif. Melalui website ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi penting terkait desa, mulai dari profil, layanan administrasi, hingga potensi lokal secara online. Proses serah terima sistem informasi ini ditandai dengan penyerahan dokumen penyerahan sistem dan Manual Book Website Profil Desa Tulus Besar oleh perwakilan mahasiswa KKN kepada perangkat desa. Adanya buku panduan tersebut bertujuan agar perangkat desa dapat secara mandiri mengelola, memelihara, dan memutakhirkan konten website ke depannya tanpa kendala teknis. Acara peluncuran dan serah terima ini disambut dengan sangat antusias dan apresiasi tinggi oleh jajaran perangkat Desa Tulusbesar. Sinergi dan kolaborasi yang baik antara akademisi dan aparatur desa ini terlihat hangat, seperti yang turut diabadikan dalam sesi foto bersama. Kehadiran website tulusbesar.com diharapkan tidak hanya menjadi jembatan informasi yang efektif antara pemerintah desa dan warganya, tetapi juga menjadi etalase digital untuk mempromosikan potensi UMKM, budaya, dan pariwisata yang ada di Desa Tulusbesar kepada masyarakat luas. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi desa di era digitalisasi.
Selengkapnya arrow_forward
TUTORIAL MENGOLAH LIMBAH KOTORAN TERNAK MENJADI KOMPOSTER
Infografis ini merupakan media edukasi visual yang memberikan panduan praktis mengenai cara mengolah limbah kotoran ternak menjadi kompos yang ramah lingkungan dan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman. Infografis menggunakan gaya flat design edukatif dengan dominasi warna hijau dan cokelat bernuansa earthy tone untuk menggambarkan unsur pertanian, lingkungan, dan bahan organik. Penyajian dibuat sederhana dan sistematis agar mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya peternak dan petani. Infografis terdiri atas enam tahapan utama yang saling terhubung menggunakan tanda panah sebagai penunjuk alur proses: Mengumpulkan Kotoran Ternak Tahap pertama dilakukan dengan mengumpulkan kotoran ternak, seperti kotoran sapi atau kambing, ke dalam wadah yang telah disediakan. Kotoran ternak menjadi bahan utama dalam proses pembuatan kompos. Mencampur Bahan Organik Kotoran ternak kemudian dicampurkan dengan bahan organik tambahan seperti jerami, sekam, dan dedaunan kering. Bahan-bahan tersebut membantu menyeimbangkan komposisi bahan organik dan mendukung proses penguraian. Menambahkan Dekomposer Setelah bahan tercampur, ditambahkan larutan EM4 atau dekomposer untuk membantu mempercepat proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme. Campuran kemudian diaduk hingga merata dan memiliki kondisi kelembapan yang sesuai. Memasukkan ke Dalam Komposter Campuran bahan organik dimasukkan ke dalam komposter berupa drum atau bak yang memiliki lubang aerasi. Lubang tersebut berfungsi memastikan adanya sirkulasi udara sehingga proses pengomposan dapat berlangsung dengan baik. Membalik dan Mengaduk Secara Berkala Kompos perlu dibalik dan diaduk secara berkala, misalnya setiap satu minggu, untuk membantu pemerataan udara, kelembapan, dan proses penguraian. Tahapan ini dilakukan hingga bahan mengalami perubahan secara bertahap menjadi kompos. Kompos Matang Siap Digunakan Setelah proses pengomposan selesai, kompos akan berubah menjadi berwarna cokelat gelap, bertekstur remah, dan memiliki karakteristik bahan organik yang telah terurai. Kompos yang telah matang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman. Tujuan dan Manfaat Infografis ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah kotoran ternak sebagai sumber daya yang bernilai guna. Dengan adanya panduan visual ini, limbah yang sebelumnya berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi kegiatan pertanian. Pengolahan kotoran ternak menjadi kompos juga memberikan beberapa manfaat, antara lain mengurangi penumpukan limbah peternakan, membantu menjaga kebersihan lingkungan, menyediakan alternatif pupuk organik, memperbaiki kualitas tanah, serta mengurangi ketergantungan terhadap pupuk tertentu. Selain itu, kegiatan ini dapat membuka peluang pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi apabila dikembangkan secara lebih lanjut.
Selengkapnya arrow_forward